saya tidak berniat menggandeng dan membawamu kembali atau menghindarkan dari lampu sorot.
Maka ketika hari itu teringat,saya di tuntun kembali ke sekolah,bercengkrama,bertanya,menulis,membaca,dan mengerjakan.Dan ketika nanti ada yang bertemunya,berceritalah yang banyak walau tak seperti dulu namun cukuplah untuk mengalirkan senyum bahagia yang teraduk bersama perasaan rasa rindu.
"Buang semua alat komunikasi itu !,aku hanya butuh selembar daun lontar untuk ku tuliskan bergandengan dengan jejak jejak itu.""bagaimana caranya bisa,di zaman teknologi yang begitu canggih seperti ini ?"
"loh iya,kalau aku meminta,aku tidak ingin diperkenalkan dengan alat yang banyak pencetan dan lampunya itu".
"walaah,,yakin? "
"YAKIN !, aku ingin naik kebukit yang tinggi dan ku lempar alat itu ".
seseorang yang baik,anggun,dan bercita-cita baik untuk kehidupannya mungkin sudah melewati berbagai Rapat saham dengan Tuhan.lalu,Bagaimana dengan kita?
Beranikan,"Brave your Heart...".bukan hanya ingin ini,ingin itu tetapi menutup mata..
yaa bagaiman caranya? yuk kita sedikit menitihkan air mata untuk waktu demikian terbuang sia-sia,padahal waktu itu bengis,ia terus pergi dan menabung pada umur.
Entah yang diperbuat itu kebaikan atau sekedar sekedar saja.Maka Ketika seseorang bercerita dengan temannya,mungkin dia merasa senang.Padahal belum tentu menjawab,yang akhirnya menjadi misteri atau akhirnya orang yang punya masalah itu sendiri yang memecahkannya.Apa yang dirasa mungkin,maka dicarilah peluangnya dan titik temu itu,karena sebenarnya tidak ada kebebasan memilih,hanya saja ditunjuki cara berilmu dan hebat agar menjadi lebih kuat dari keharusan.Adapun pilihan lain mungkin hanya menghibur atau malah menjebak.Bagaimana ketika ada pilihan yang menjatuhkan tetapi sebenarnya ada yang menuntut,kuncinya yaa tetap teguhkan pendirian yang benar.
apapun yang terjadi disekitarku,lantas tak kujadikan angin ribut,namun juga tak kubakar,dan kuselipkan pada catatan itu untuk kemudian kujadikan gambaran bagi mereka yang mengalaminya sama.Maka ketika ada pilihan kesempurnaan sebenarnya itu adalah pilihan yang menggiurkan,tetapii... tidak tidak !,jika aku plih itu aku tidak merasakan nikmatnya sehat berkeringat dan sensasi plong ketika berhasil memecahkan masalah,Subhanallah,Tuhan Memang Maha Adil,ada yang keberanian namun tidak ada modal,ada juga yang punya modal tetapi tidak punya keberanian,maka seketika itu juga orang itu dipertemukan dan saling sapa anggun maka terciptalah inovasi yang sebenarnya inovasi itu bisa untuk dipakai sepuluh ribu kali lipat dari orang yang membuatnya atau bahkan lebih.
Jangan lupa bersyukur,ingat yang punya nafas siapa dan yang punya kehendak penuh siapa.
sekalipun tertimpa tangga setelah jatuh,maka kau harus bersyukur masih diberi hidup,atau bersyukur tangan patah karena yang lain belum patah,karena seseorang yang tidak mempunyai kelengkapan anggota badan bahkan bisa lebih mensyukuri dari pada yang mengeluh karena tangannya patah.
asfanazkarim.
No comments:
Post a Comment